Laporan Pertanggungjawaban Sebagai Wadah Evaluasi

SEMARANG- Pengurus pondok pesantren Darul Falah Be-Songo mengadakan acara Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Kepengurusan masa khidmah 2012-2013. LPJ yang merupakan wadah evaluasi kepengurusan selama satu tahun ini dihadiri oleh pengasuh ponpes Darul Falah Be-Songo Dr. KH. Imam Taufiq, M. Ag dan seluruh santri putri.  Minggu (6/10), di salah satu asrama ponpes Darul Falah Be-Songo yang masih dalam proses pembangunan, dilakukan LPJ tersebut.

Berbagai kegiatan ponpes Darul Falah Be-Songo selama satu tahun dilaporkan dengan detail. Sebagian besar kegiatan berjalan lancar seperti Bakti Sosial (Baksos), Ta’aruf Orientasi Santri (TOS), serta beberapa pelatihan seperti pelatihan jurnalistik, enterpreneur dan leadership. Hanya ada satu kegiatan yang belum terrealisasikan yaitu wisata ziarah. Acara semakin lengkap saat sesi tanya jawab LPJ yang dilaksanakan pukul 20.00 WIB ini dipimpin oleh Nur I’anah, ketua ponpes Darul Falah Be-Songo.

“Saya atas nama semua pengurus masa khidmah 2012-2103 mohon maaf yang sebesar-besarnya jika selama kepengurusan kami banyak kesalahan. Dan terima kasih atas kerja sama yang baik dari teman-teman semua,” demikian sambutannya setelah selesai pembacaan LPJ.

LPJ tersebut diterima oleh seluruh santri setelah beberapa kirtikan masuk dan disahkan oleh pengasuh, Dr. KH. Imam Taufiq, M. Ag. Dengan disahkannya LPJ tersebut, maka kepengurusan ponpes Darul Falah Be-Songo masa khidmah 2012-2013 berakhir. Diharapkan, LPJ ini bisa menjadi bahan evaluasi dan tolak ukur agar menjadi lebih baik di kepengurusan  selanjutnya.

(Umu Habibah)

Baca juga :  Paskalib, Ngaji Fikih Perempuan ala ‘Umi’
%d blogger menyukai ini: