Ponpes Darul Falah Be-Songo Adakan Baksos

KENDAL- Satu bulan setelah pelantikan kepengurusan periode 2013/2014, Kamis (14/11), pondok pesantren Darul Falah Be-Songo Semarang mengadakan bakti sosial (baksos). Dua puluh santri yang merupakan panitia baksos beserta keluarga pengasuh, Dr. KH. Imam Taufiq, M. Ag, mewakili ponpes menyerahkan sumbangan ke Panti Asuhan Yatim Piatu Darul Hikmah yang terletak di Desa Salamsari Kecamatan Boja Kabupaten Kendal Jawa Tengah. Anak-anak panti yang sebagian besar masih duduk di bangku sekolah mendapat sumbangan berupa alat tulis, selain juga berupa sumbangan untuk operasional panti.

“Sumbangan ini sebagai ungkapan rasa syukur di hari ‘Asyura yang dimuliakan Allah SWT, karena di bulan ini umat Islam dianjurkan untuk banyak bersedekah,” kata Dina Kamalia, ketua panitia baksos. Penyerahan sumbangan ini berjalan lancar. Mengingat daerah penerima sumbangan tidak terlalu jauh dari ponpes, maka alokasi waktu yang digunakan pun sangat singkat. Berangkat pukul 16.20 WIB dari perumahan Bank Niaga, panitia dan pengasuh kembali dari Kendal pada pukul 17.45 WIB.

Refleksi 10 Muharam

Acara baksos ini bertujuan untuk menjalin silaturrahim dan ta’aruf dengan Panti Asuhan Yatim Piatu Darul Hikmah. Diharapkan, santri dan anak-anak panti saling memotivasi dalam meraih kesuksesan. Seperti disampaikan oleh pengasuh, Dr. KH. Imam Taufiq, M.Ag, bahwa orang sukses tidak harus berarti orang yang kaya, melainkan orang yang banyak manfaatnya bagi orang lain. Dalam kegiatan ini, misalnya, selain dapat menumbuhkan rasa kepedulian sosial juga sebagai bentuk dukungan program wajib belajar. Sehingga santri bisa menjadi pribadi yang berguna. Kesuksesan itu sendiri bisa diawali dengan rajin belajar, optimis dalam menyikapi segala hal dan taat terhadap orang tua. Dalam hal ini, pengasuh, pengurus dan peraturan yang ada.

Baca juga :  Akhirussanah, Membangun Keakraban dan Kekompakan Santri dengan Outbound

Rasulullah SAW adalah seorang yang sangat pengasih terhadap anak-anak yatim sehingga mendapat julukan Abal Yatim, yang artinya bapak dari anak-anak yatim. Dengan adanya baksos, diharapkan juga bisa meningkatkan kualitas syukur santri dengan berkaca pada kehidupan anak panti. Sehingga dapat meningkatkan rasa kasih sayang antar sesama. Menyantuni anak yatim sangat dianjurkan untuk ummat Islam, khususnya di tanggal 10 Muharam yang mempunyai banyak keutamaan. Bulan Muharam merupakan salah satu dari asyharul hurum atau bulan-bulan yang dimuliakan selain bulan Dzul Qo’dah, Dzul Hijjah, dan Rajab. dilipatgandakannya pahala ibadah, juga dosa jika bermaksiat. Puasa pada tanggal 10 Muharram sering disebut sebagai puasa ‘Asyura dan Tasu’a pada tanggal 9.

Selain berpuasa, umat Islam sangat dianjurkan untuk banyak bersedekah. Dengan demikian, umat Islam menjadikan bulan Muharram sebagai bulan anak yatim. Setidaknya, dengan melakukan kegiatan ini, ponpes Darul Falah Be-Songo telah mencoba menjadi pribadi yang bermanfaat untuk ummat dengan melaksanakan sunah Rasul.

(Lap. Umu, Iim, Kusdyana)

%d blogger menyukai ini: