Akhirussanah, Ajang Refleksi Prestasi Santri

13282_544996462307949_5452975974192968146_n

Sabtu (26/05/15), aula Pondok Pesantren Darul Falah (Dafa) Be-Songo Semarang telah dipadati oleh pengurus, panitia, dan semua santriwati dalam acara pembukaan Akhirussanah 2015. Akhirussanah adalah acara rutin yang dilaksanakan sekali dalam setiap tahun yang sudah menjadi tradisi Ponpes Dafa sebagai awal tanda akan berakhirnya masa kepengurusan dan pembelajaran semester genap. Selama kurang lebih dua minggu semua santri akan mengikuti serangkaian lomba sebagai ajang menunjukkan kemampuan para santri. Semua santri yang hadir terlihat sangat antusias ikut serta dalam acara yang jatuh pada tanggal 27 Rajab 1436 H.

Sekitar pukul 19.30 Latifah, sebagai pembaca acara, membuka acara diikuti pembacaaan susunan agenda pada malam hari itu. Oleh karena acara pembukaan akhirussanah tersebut bertepatan dengan peringatan Isra’ Mi’raj, susunan acara keempat setelah tilawah dan tahlil adalah pembacaan lagu-lagu sholawat Nabi Muhammad SAW bersama semua santri yang dipimpin oleh Nuri dan kedua partnernya. Usai bersholawat, pembawa acara mempersilakan Umi Nadhiroh sebagai ketua panitia akhirussanah periode 2015 untuk menyampaikan sambutan.

Dalam sambutannya, ia berharap kepada panitia dan semua peserta untuk merelakan waktunya berpartisipasi demi suksesnya serangkaian lomba yang telah dimusyawarahkan. Dalam sambutannya ia juga menjelaskan serangkaian lomba yang akan dimulai pada tanggal 17 Mei sampai 31 Mei 2015, dan puncak akhirussanah akan diselenggarakan tanggal 6 Juni 2015.

Lomba-lomba yang diselengarakan tidak akan dilaksanakan setiap hari, melainkan tiap hari Sabtu-Minggu, malam Jum’at dan pada saat santri sekaligus mahasiswa ini sedang tidak ada kegiatan, baik di kampus (kuliah) maupun ngaji di PonPes Dafa. Adapun lomba yang dilaksanakan pada minggu pertama yaitu life skill (keterampilan). Untuk lomba kelas 1 yaitu membuat gantungan kunci dari kain flannel dan untuk kelas 2 dan 3 yaitu memasak makanan dan minuman berbahan dasar singkong. Kemudian pada sore harinya lomba tahfidz Qur’an yang dibagi menjadi beberapa kelas sesuai tingkatan hafalan.

Baca juga :  Meneguhkan Tradisi Literasi di Dunia Pesantren

Minggu kedua, perlombaan akan dimulai pada hari Kamis malam Jum’at, 21 Mei 2015 yaitu diba’iyah di asrama B9. Setiap asrama mendelegasikan kelompok diba’iyah yang terdiri dari 6 orang. Dilanjutkan hari Sabtu pagi, 23 Mei 2015 akan diselenggarakan kontes Miss Dafa di asrama B9 dan pada siang harinya lomba tilawah di Madin Raudhatul Jannah. Esoknya, tanggal 24 Mei diasakan lomba telling story bahasa Inggris di asrama B9 dan telling story bahasa Arab di Madin. Kemudian khitobah bahasa Indonesia, Arab, Inggris, dan Jawa setelah dhuhur di tempat yang berbeda.

Pada minggu terakhir diseleggarakan lomba baca kitab kuning pada hari Kamis malam Jumat, 28 Mei 2015. Lomba kelas I dilokasikan di Madin Raudhatul Jannah, kelas II di asrama B9, dan kelas III berada di asrama A7. Rangkaian kegiatan akhirussanah selanjutnya adalah Out Bond dan Rangking 1 yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 30 Mei 2015 di lapangan perum Bank Niaga. Pada hari Ahad, 31 Mei 2015 seluruh santriwati Ponpes Dafa wajib mengikuti konservasi lingkungan. Dan pada malam harinya masing-masing asrama mengirimkan delegasinya untuk menampilkan pensi di asrama B9 sebagai penutup lomba-lomba yang telah diselenggarakan pada minggu-minggu sebelumnya.

“Semoga kita selalu diberi kesehatan sehingga acara yang akan kita selenggarakan nanti berjalan lancar”, pungkas Umi Nadhiroh di akhir sambutannya.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh pengasuh ponpes Dafa, Umi Arikhah sekaligus membuka penyelenggaraan akhirussanah periode 2015. Dalam sambutannya, beliau mengatakan bahwa adanya lomba-lomba akhirussanah ini sebagai kreasi dan evaluasi dari semua kegiatan di pondok, baik intensif bahasa, ngaji kitab, keterampilan, dan kegiatan-kegiatan lain yang sudah dibentuk secara tersruktur. Beliau juga berpesan agar selalu menjaga tradisi shalafus shalih, seperti berpakaian muslimah dan peduli sesama teman, tetangga ataupun lingkungan sekitar.

 

(Ay)

%d blogger menyukai ini: