Lomba Qirro’atul Kutub Sebagai Bentuk Evaluasi Santri

Semarang (19/5), Pesantren Darul Falah Be-9 telah  sekian kalinya melanjutkan kegiatan lomba akhirussanah. Kegiatan kali ini adalah lomba membaca kitab kuning. Saat ini giliran  kelas dua dan kelas tiga. Untuk kelas dua tempatnya di B9 dengan juri yaitu Ustadz Miftahul Ulum dan Ustadz Hasan Bisri. Dengan  penanggung jawab lomba Aniq, yang  mengatakan bahwa lomba di ikuti oleh santriwati kelas dua berjumlah 37 peserta. Lomba di mulai dari jam 20.00 sampai dengan pukul 21.00 berjalan dengan lancar dan kondusif. Halimatus sa’diyah selaku peserta lomba dari kelas 2 mengatakan bahwa “ lomba baca kitab ini santriwati pada senang, karena meskipun mereka belum begitu lanyah tetapi dengan dengan juri yang ramah menjadikan mereka tidak gerogi”.

Sedangkan untuk kelas 3 tempatnya di A7 dengan penanggung jawab Ulya Hafidhati Ummah sama halnya lomba baca kitab juga berjalan dengan lancar dan kondusif. Untuk kelas tiga kitab yang di ajukan untuk lomba adalah kitab bulughul marom. Peserta lomba kelas tiga berjumlah 38 santriwati, dengan jurinya ustadz Tajuddin dan ustadz Hakim. Kelas tiga juga sama lomba di mulai pada pukul 20.00 sampai dengan 21.00. Suasana pada saat lomba terlihat santai tapi serius, dengan di buktikannya para peserta yang datang lebih awal dan melakakukan latihan membaca sebelum maju lomba.

Lomba membaca kitab kuning adalah sebagai bentuk evaluasi santri selama mengaji kitab setiap ba’da subuh dan ba’da isya. Lomba baca kitab ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengasah kemampuan santriwati dalam membaca kitab kuning. Diharapkan agar santriwati mempunyai bekal kelak di masayarakat dan dapat mengaplikasikannya sesuai dengan perkembangan zaman saat ini.

Oleh: Ayu Surya N.

%d blogger menyukai ini: