Semangat Tholabul Ilmi di Hari Santri

BESONGO NEWS – Semarang, (20/10) Asrama B-17 Putra PP. Darul Falah Be-Songo melaksanakan kegiatan rutin setiap kamis malam yaitu Khitobah. Zakiyyatul Anam selaku Master of Ceremony (MC) membuka acara khitobah dengan bacaan ummul kitab.

Dilanjut acara yang kedua yaitu Qiro’ yang dibacakan oleh M. Nur Mukhayya, para santri mendengarkan dengan khusyuk. Acara berikutnya yaitu Sholawat yang dibawakan oleh M. Aldian Muzakky dan diiringi oleh grup rebana Asrama B-17. Selesai bersholawat dengan syahdu acara dilanjutkan dengan pembacaan Tahlil dan Doa yang masing-masing dipimpin oleh Abqoriyun N. Fahmi dan A. Aufal Wafi.

Menginjak acara puncak yaitu Mauidhoh Hasanah yang kali ini disampaikan oleh Alif Hamdan dengan tema “Mengimplementasikan Hari Santri Sebagai Semangat Thalabul Ilmi”. Beberapa pelajaran yang berhasil tim redaksi kutip dari khitobah malam hari ini diantaranya adalah sebagai seorang santri sudah barang tentu harus memiliki semangat juang dalam ihwal mencari ilmu yang berkah, bukan sekadar berangkat sekolah, mendengarkan penjelasan guru, kemudian pulang. Begitu seterusnya.

Lebih dari itu, semangat thalabul ilmi dikalangan para santri dewasa ini agaknya mengalami penurunan. Berbeda jauh dengan santri zaman dahulu yang sangat tekun dan serius. Di era yang moderen sekarang ini sebenarnya kita telah dipermudah teknologi dalam hal mengakses berbagai ilmu pengetahuan. Namun, teknologi yang semakin canggih tak ubahnya seperti pisau bermata dua, tergantung bagaimana kita memanfaatkannya. Semoga kita senantiasa semangat dan dimudahkan dalam thalabul ilmi. (Anq)

Baca juga :  Siapa Lurah Besongo 2018/2019 ?

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: