Fatayat NU Hadirkan PADUS Be-Songo

Besongo News – Semarang, Sabtu (5/11) Fatayat NU Jawa Tengah mengadakan Konferensi Wilayah Ke-XIII. Bertempat di Wisma Perdamaian (Wisper) Jl. Imam Bonjol Semarang. Acara ini merupakan agenda tahunan organisasi Fatayat NU. Di hadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan tokoh Nahdliyyin setempat seperti Ketua PWNU Jawa Tengah, Abu Hafsin dan DPW Partai PPP dan PKB.

Ketua PP Fatayat NU Anggia Ermarini meminta kepada setiap anggotanya agar berperan aktif menjadi gerakan yang mampu melindungi perempuan dan anak di Indonesia. Sementara itu, Ketua Fatayat NU jawa Tengah Izza Naturahmah menuturkan dengan bingkai Islam dan Ahlussunnah Wal Jama’ah, beliau menginginkan Fatayat bersinergi bersama lembaga-lembaga swasta. Berkenaan dengan hal tersebut gerakan ini mencanangkan program terkait dengan kemajuan perempuan.

Selain membahas perihal bagaimana langkah yang harus dipersiapkan dalam kemajuan gerakan tersebut, Konferensi ini juga mengadakan pemilihan calon ketua Fatayat NU Jawa Tengah periode 2016-2021 yang akan bertarung memperebutkan pucuk pimpinan ormas sayap NU.

Suatu kebanggaan tersendiri karena Ponpes. Darul Falah Be-Songo menjadi salah satu yang terlibat dalam konferensi ini, dengan menjadi tim paduan suara. Ujar Ruroh selaku Ketua Pondok Darul Falah Be-songo.

Tim yang melibatkan 25 santri ini memberikan performance yang sangat memukau. Terbukti dengan antusiasme anggota Fatayat NU dalam mengiringi lagu Indonesia Raya, Mars Fatayat NU dan Syubbanul Wathon yang dinyanyikan oleh tim PADUS (Paduan Suara) Be-songo. “ Tidak hanya pengalaman yang saya dapatkan, tapi sebuah makna pembelajaran bahwa kita sebagai santri harus bisa dan selalu siap untuk andil dalam masyarakat nantinya.” Imbuh Aniq.

(Mukhayya/Vicky )

Baca juga :  Santriwati Darul Falah Be-Songo Ikuti Pelatihan Protokoler

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: