PASCALIB Ajak Santri Produktif

Foto Pesantren Be-Songo.

BESONGO NEWS – Semarang (20/02), pembukaan kegiatan pascalib semester genap pondok persantren Darul Falah Besongo berlangsung sukses dan lancar. hal ini Terbukti dengan antusiusme para santri dalam mengikuti acara tersebut,  walaupun dari beberapa rekan santri yang baru tiba dipondok sore tadi. Namun, pembukaan kegiatan PASCALIB tersebut mampu terlaksana dengan baik. Kegiatan PASCALIB merupakan kegiatan yang menjadi tradisi dalam tholabul ilmi di PP Darul Falah Besongo, PASCALIB atau pasca liburan akan berlangsung dalam satu minggu kedepan yang berisikan pelatihan atau pembelajaran bagi para santri. Selain santri, acara ini juga dihadiri oleh asatid pondok Darul Falah Besongo, beliau adalah bapak Syariful Anam, bapak Miftahul Ulum dan bapak Ahmad Hakim. Pembukaan PASCALIB bertempat di asrama Besongo pukul 07.30 dengan diawali oleh penampilan rebana Al Falah yang meriah mengantarkan pada pembukaan acara. Dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci al-quran.

“Kegiatan PASCALIB hukumnya wajib a’in bagi seluruh santri Darul Falah Besongo, mengenai jadwal telah tertempel diasrama masing-masing yang mana telah dipersiapkan matang oleh para panitia, Kegiatan dibagi menjadi dua periode yaitu pagi pukul 08.00-11.00 dan siang pukul 12.30-15.00, terdapat beberapa kegiatan yaang wajib diikuti oleh kalangan santri meliputi : desain grafis, management up greading kepemimpinan, dan resolusi konflik. Sedangkan untuk desain grafis, para santri diwajibkan membawa laptop sendiri yang sudah memiliki aplikasi corel draw. Selebihnya untuk kegiatan umum yang ditentukan sesuai minat para santri meliputi : jurnalistik, public speaking, healthy and beauty, cocok tanam, IMKA, TOEFLE dan kajian ilmu fikih. Bagi  santri yang hendak perwalian dihimbau untuk wajib lapor kepada PJ masing-masing dari kegitan yang hendak berlangsung, dan ketika selesai diharapkan kembali untuk mengikuti kegiatan tersebut. Dari beberapa rincian tata tertib diatas apabila terdapat santri yang tidak mengikuti kegiataan tanpa keterangan yang jelas. Maka setiap kegiatan yang tidak diikutinya akan mendapatkan takziran berupa uang sebesar Rp. 20.000 rupiah.” Ujar Khusnal Fuada selaku ketua acara PASCALIB.

Panitia menghimbau kepada para santri untuk melaksanakan kegiatan tersebut bermaksud untuk menambah pengetahuan bukan karena takut dengan ta’ziran. Untaian kata terlantun dengan cakap. Sambutan diawali dengan sapaan marhaban bi khudurikum ayyuhal tholabah, sebagai ucapan untuk para santri kembali menata niat dan menata hati di pondok darul falah besongo.

Menurut Pengasuh PP. Darul Falah Besongo, Abah Imam Taufiq “sebagai seorang tholabul ilmi haruslah konsentrasi dan fokus dalam belajar. Kembali merapikan niat dan tujuan dalam mencari ilmu dan beradaptasi kembali di pondok. Karena sesungguhnya tradisi pondok merupakan kunci kesuksesan dalam meraih keberkahan didunia dan akhirat. Salah satunya terletak pada adab dan akhlak para santri.”

Beliau juga menjelaskan “banyak kalangan mahasiswa yang cerdas dan berprestasi namun jikalau tidak dibentengi dengan adab dan akhlak akan menjadikannya terbelingar dengan tujuan hidupnya. Oleh karena itu adab dan akhlak disertai dengan ikhlas merupakan kunci utama menuju sukses yang berkah tanpa terjebak sebagai orang yang merugi. al fadhlu al amali ala wajhi tsalatsatun fil ardhi yaitu amal perbuatan utama dibumi meliputi mencari ilmu, bekerja, dan beramal.”

Terkait dengan kegiatan pascalib, semoga para santri dapat mengikuti dengan baik dan disertai loyalitas yang kukuh serta dapat menjadi pembelajaran untuk kehidupan di masyarakat nantinya. Imbuh Qurrotul Ainiyah santri Dafa Be-songo. (Aya, Vic, Red).

Baca juga :  TOS, Langkah Awal mencetak Santri Handal

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: