Ngaji Vlog sebagai Media Dakwah


Processed with VSCO with  preset

BESONGO NEWS – Semarang (25/02) kegiatan pasca liburan pondok pesantren Darul Falah Be Songo sudah sampai di hari ke lima. Panitia merancang kegiatan ke lima di Asrama B9 dengan menyelenggarakan Pelatihan Vlog dan mengedit video. Kegiatan yang di selenggarakan tersebut tidak melibatkan semua santri. Namun, hanya beberapa santri yang memang sudah benar-benar dari awal memilih Pelatihan Vlog dan mengedit video. Sebagian santri yang lain menempati pada Pelatihan Jurnalistik yang berlokasi di Mushola Raudlatul Jannah Perumahan Bank Niaga.

Acara yang di mulai tepat pukul 09.30 itu dipandu oleh Zahrotun Nisak selaku moderator. Dan juga dihadir Fathur Rohman Sikumbang selaku narasumber di tengah antusiasme santri mengikuti acara tersebut. Keingintahuan para peserta terlihat jelas dari partisipasi mereka dengan memperhatikan dan berusaha memahami apa yang telah di terangkan oleh narasumber.

Narasumber yang mempunyai kesibukan sebagai crew Walisongo TV memaparkan tentang berbagai hal mengenai vlog. Mulai dari pengertian, sejarah, manfaat dan sisi positif beserta negatifnya vlog. Tidak hanya itu, beliau juga menjelaskan bagaimana cara mencari angle ketika hendak mengambil gambar dengan kamera. Beliau juga mempraktikkan langsung dengan melibatkan 2 santri sebagai contoh. Kemudian santri yang lain mencoba mempraktekkan dengan menggunakan kamera handphone-nya masing-masing.

Menyambung dalam Pelatihan Vlog, beliau juga mempraktikkan langsung cara mengedit video. Karena tidak semua hasil video yang kita ambil ketika pengambilan itu berhasil sempurna. Maka, perlu diedit agar menambah efek atau kreasi baru dalam video tersebut. Para peserta kemudian serentak membuka aplikasi Power Director yang sebelumnya telah mereka instal. Kemudahan aplikasi tersebut berfungsi untuk mengedit video dan menjadikan pilihan agar narasumber maupun peserta dapat memahami dan berusaha mempraktikkannya.

Jarum jam menunjukkan pukul 12.00. Tiga jam berlalu, materi mengenai Vlog dan mengedit video selesai. Pesrta yang awalnya tidak tahu seputar Vlog dan mengedit video, sedikit banyak mengetahui tentang teknik-teknik tersebut. Di penghujung acara Narasumber memberikan sedikit pesan ” buatlah suatu Vlog untuk sarana Dakwah atau membuat suatu konten yang bermanfaat” tambahnya. (Rizal/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>