Kurangi Berita Hoaks, Santri Perlu Latih Diri Menjadi Informan Bijak

         IMG-20181104-WA0008

        Ilustrasi : Humas dan Informasi Besongo

         Besongo News – Ngaliyan (3/11). Divisi Huminfo (Hubungan Masyarakat dan Informasi) pondok pesantren Darul Falah Besongo merealisasikan salah satu program kerjanya, yakni Besongo Writer and Design. Kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama dengan tim redaksi Buletin Al-Qolam yang diselenggarakan guna membekali para santri agar bijak berteknologi dan mampu menyampaikan informasi dengan benar. Salah satu wartawan Tribun Jateng, Bapak Achiar M. Permana menjadi pemateri dalam acara pelatihan yang dilaksanakan di Madin Roudlotul Jannah pada pukul 16.00 WIB dengan dihadiri sebanyak 19 santriwan santriwati.

            Materi yang disampaikan kali ini membahas tentang teknik menulis berita, penjelasan mengenai konsep berita, serta teknik membuat berita yang baik. Narasumber yang memilki motto hidup “Gur Guris Nut Garis” ini juga menerangkan perbedaan antara berita di zaman now dengan zaman dahulu. Pada zaman sekarang, berita menarik jauh lebih diminati daripada berita penting. Berbeda dengan zaman dahulu yang lebih mengutamakan berita penting daripada  berita menarik. Oleh karena itu, sebagai jurnalis di zaman now, kita harus bisa mengemas berita penting semenarik mungkin.

            Dalam pelatihan kali ini, dijelaskan pula bahwasannya berita bukan hanya tanggung jawab para jurnalis yang meliput, mengolah, dan menyampaikan berita. Akan tetapi, warga juga memiliki tanggung jawab yang sama terkait dengan adanya berita. Hal ini disebabkan oleh zaman yang semakin modern, dimana semua orang bisa membuat berita dan menjadi informan, namun tak semua orang paham bagaimana cara menyampaikan berita yang baik agar tidak menimbulkan kerancuan dan kesalahpahaman.

            Setelah selesai menyampaikan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi antar peserta. Diskusi semakin memanas dan menarik ketika penyampaian berita yang berkaitan dengan mistik diperbincangkan.

Baca juga :  Peringatan Maulid Nabi, Persembahkan Pidato 4 Bahasa

Rahma salah satu santri Beosngo memberikan apresiasi baik terhadap acara tersebut “Acara kepenulisan berita tadi, sangat membantu dan menambah wawasan bagi kami sebagai pemula. Materi yang di sampaikan oleh narasumber juga sangat menarik dan menambah niat kami untuk menjadi jurnalis sejati” ujar santri asrama B5. (gayuh – red/zi)

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: