Abdi Santri Darul Falah Besongo di Putatgede

DSC_0835-min

Ilustrasi : Dokumentasi Baksos 2018

Besongo News – Putatgede. Pondok pesantren Darul Falah Besongo Semarang kembali melaksanakan Bakti Sosial di Desa Putatgede RT 01 RW 04, Ampel, Kendal pada 24-25 November 2018. Salah satu program kerja Divisi Sosial dan Koperasi ini merealisasikan acara dengan terjun langsung kepada masyarakat, berbeda dengan periode sebelumnya yang memilih panti asuhan sebagai opsi.

Acara dibuka pukul 15.30 WIB dengan khataman Al-Qur’an dipimpin Bapak Nur Rohim, sesepuh desa Putatgede. Kegiatan berlanjut selepas shalat maghrib yaitu mengajar ngaji anak-anak desa di serambi Masjid Nurul Huda. Sebagai puncak acara, dilaksanakan pengajian umum dengan mengundang ustadz Miftahul Ulum, S. Pd. I, asatidz pondok pesantren Darul Falah Besongo.

”Bulan maulid sebagai ajang untuk berlomba-lomba menunaikan kebaikan, termasuk di dalamnya bersholawat kepada Nabi. Keistimewaan sholawat melebihi istimewanya menunaikan rukun Islam. Bagi orang yang membaca akan dimudahkan ketika pencabutan nyawa sebagaimana dicabutnya nyawa para Nabi,” dawuh beliau saat menyampaikan mauidhoh hasanahnya.

Hari kedua (25/10), diadakan jalan santai dan senam bersama. Setelah itu, diadakan lomba adzan (putra) dan lomba tartil Al-Qur’an (putri). Peserta adalah anak-anak warga setempat.

“Kami sebagai warga mengapresiasi kegiatan ini dengan baik karena bernilai positif dalam mengajarkan generasi muda untuk berjiwa sosial. Jika tahun berikutnya ada kegiatan seperti ini lagi, kami welcome,” terang Bapak Achmad Subaedi sebagai Ketua RT.

“Kami sangat berterima kasih. Semoga ilmu yang didapatkan dapat dijadikan bekal utama untuk bermasyarakat nantinya,” ujar Bapak Nur Rahman, Ketua Takmir menambahkan.

Penutupan kegiatan dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB dengan dihadiri sesepuh desa, Ketua RT, dan Bapak H. Yuswadi mewakili warga desa. Acara resmi berakhir ditandai dengan pemberian kenang-kenangan sebagai bentuk ucapan terima kasih serta pembangunan sekaligus peresmian perpustakaan mini yang diletakkan di samping masjid Nurul Huda. (Naya/Kiky_zi/red).

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: