PASCALIB #3 : Fiqih Jenazah, Belajar Mengingat Kematian

IMG_20190222_221111

Gambar : Para santri sedang praktik langsung mengkafani jenazah dengan di dampingi Ust. Anam (Kemeja biru), (22/2) di Madin Raudlotul Jannah

Besongo News – Ngaliyan (22/2). Kegiatan pasca liburan Pondok Pesantren Darul Falah Besongo Semarang semakin seru, pada hari ke 3 pelaksanaan kegiatan tersebut  membahas tentang fiqih jenazah. Kegiatan yang dilaksanakan di Madin Raudhotul Jannah tersebut diikuti oleh santri kelas 2 putra maupun putri. Acara dimulai jam 08.30 dengan narasumber dosen UIN Walisongo sekaligus ustadz di ponpes tersebut yaitu, Bapak Syariful Anam.

Dalam kegiatan tersebut ustadz Syariful Anam menjelaskan tentang kematian yang merupakan hal yang begitu dekat dengan diri kita. Beliau menjeaskan bahwa “ Kalau kita ingat mati, 2 hal yang pasti akan kita lakukan pertama meningkatkan ketakwaan dan yang kedua meninggalkan kemaksiatan. karena tidak ada yang kekal didunia ini, ajal itu dekat maka manfaatkanlah waktu yang ada sekarang. “ Ujar Alumni TBS Kudus

Selain membahas tentang kematian, ustadz Anam (sapaan santri kepadanya) membahas tentang perawatan jenazah. Dimulai dari memandikan, mengkafani, mensholati dan mengubur.

Pembahasan tersebut sangat menarik  dan menambah antusias para santri, sehingga banyak sekali pertanyaan yang diajukan oleh para santri putra maupun putri. Kegiatan ini juga memberikan penjelasan secara praktek bagaimana cara mengkafani jenazah yang benar.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat apalagi kita tidak hanya belajar secara teori tapi bisa melihat bagaimana praktek mengkafani yang benar, karena belajar teori tanpa praktek akan percuma” ucap shobib salah satu santri asrama B 17. (Iqbal/Rz – red)

Baca juga :  PASCALIB #7 : Mencoba Berkarya dengan Mencari Sesuatu yang Beda

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: