PASCALIB #5 : Pelatihan Proposal, Asupan Santri untuk Berorganisasi dan Bermasyarakat

IMG-20190225-WA0003

Gambar : H. Umar SB sedang menjelaskan materi tentang proposal, (24/2) di Musholla Raudlotul Jannah

Besongo News – Ngaliyan (24/2) Pondok Pesantren Darul Falah Besongo Semarang melaksanakan rangkaian kegiatan Pasca Liburan 2019. Kegiatan yang sudah diawali sejak tanggal 20 Februari ini diisi dengan berbagai pelatihan life skill. Pada hari ke-lima Pasca liburan ini diisi dengan materi pelatihan pembuatan proposal kegiatan dengan narasumber Ustadz H. Umar Said Burhanudin.

Penyampaian materi yang dimoderatori oleh Nila Kawakib ini dimulai pukul 13.30 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan  di Mushola Rhoudotul Jannah dengan peserta seluruh santri kelas 1 & 2 Pondok Pesantren Darul Falah Besongo Semarang.

Dalam paparannya, alumni Madrasah TBS ini memaparkan bahwa proposal adalah suatu bentuk pengajuan atau penawaran, baik berupa ide, gagasan, pemikiran, ataupun rencana kepada pihak lain untuk mendapatkan dukungan, izin, persetujuan, dan dana. Proposal memiliki beberapa tujuan antara lain: sebagai alat komunikasi, sebagai rencana kegiatan, dan sebagai kontrak kerja.

Narasumber juga menjelaskan kiat-kiat agar proposal kita dapat GOL, antara lain dengan mengirimkan proposal kepada instansi terkait dan jangan lupa untuk terus meng-follow up pihak yang menerima proposal. “ Pihak penerima proposal dapat menerima atau menolaknya dengan melihat pendahuluannya, apakah benar-benar proposal dibuat sendiri atau plagiat ” tegasnya.

Setelah diisi materi dari narasumber, kegiatan pascalib ini dilanjutkan dengan sesi diskusi oleh para santri dan narasumber yang ingin mengetahui lebih dalam seputar pembuatan proposal. “ Materi ini sangat penting disampaikan terutama untuk kelas 1 & 2 yang masih sering mempraktikkannya dalam organisasi atau kegiatan yang akan dilaksanakan. Selain itu materi ini tak hanya berwujud teori nantinya, namun akan langsung dipraktikkan sehingga menjadi lebih manfaat. ”. Jelas Jauharotun Nafisah, salah seorang santri putri asrama A7. (Gayuh – red)

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: