PASCALIB #6 : Pelatihan IMKA, Sebagai Syarat Ujian Skripsi

IMG-20190225-WA0000

Gambar : Syariful Anam menjelaskan materi tentang IMKA, (25/2) di Musholla Raudlotul Jannah

Besongo news – Ngaliyan (25/2). Pelatihan IMKA (Ikhtibaru Mi’yar al-Kafa’ah fi al-Lughah al-Arabiyyah) setiap tahunnya diadakan kembali dalam rangkaian acara Pasca Liburan (Pascalib) Pondok Pesantren Darul Falah Besongo Semarang. Kegiatan tersebut  diselenggarakan di Musholla Raudhotul Jannah dengan diikuti oleh sebagian santri putra maupun putri.

Pelatihan ini dihadiri langsung oleh Dosen Univeristas Negeri Islam (UIN) Walisongo Semarang yang sudah mahir dalam bidang kebahasaan, khususnya bahasa Arab sebagai narasumber,  M. Syariful Anam. S. Th.I, M. SI. Beliau memaparkan bahwa,  “ IMKA adalah adalah salah satu ujian yang harus ditempuh sebagai prasyarat mahasiswa untuk mengikuti ujian munaqosyah atau ujian akhir skripsi di Univeristas Negeri Islam (UIN) Walisongo Semarang. “ Jelas Alumni TBS tersebut sebelum memulai materi.

Ujian IMKA atau tes IMKA merupakan media untuk menguji kompetensi mahasiswa dalam memahami bahasa Arab sebagai bahasa internasional selain bahasa Inggris. Dalam penyampaian materinya narasumber juga membedah jenis-jenis kompetensi soal dan trik-trik untuk menjawab soal yang diujikan dalam tes IMKA.

Terdapat 4 jenis kompetensi soal (maharoh), antara lain maharotul kalam (kompetensi berbicara), maharotul qiro’ah (kompetensi membaca) , maharotul kitabah (kompetensi menulis) , maharotul istima’ ( kompetensi mendengarkan). Setiap jenis maharoh dalam soal memiliki poin yang berbeda,  poin paling tinggi adalah 6 tiap 1 soal untuk jenis soal maharotul istima’ dan qiro’ah.

Salah seorang santri Pondok Pesantren Darul Falah Besongo yang mengikuti pelatihan ini, M. Shobibur Rizki, menanggapi bahwa, pelatihan IMKA sangat penting terkhusus bagi mahasiswa tingkat akhir dan umumnya bagi mahasiswa Univeristas Negeri Islam (UIN) Walisongo karena lulus dalam ujian IMKA adalah salah satu prasyarat yang harus ditempuh bagi mahasiswa tingkat akhir dalam ujian akhir skripsi. Oleh karena itu,  perlu memahami strategi untuk sukses dalam ujian IMKA.

Baca juga :  Haflatul Wada’, Sadarkan Kembali Pentingnya Keberkahan

” Melihat fenomena ujian IMKA yang perlu dipenuhi bagi mahasiswa yang berada pada semester akhir. Salah satu sebagai syarat untuk lulus dalam perguruan tinggi.  Pelatihan ini sangat penting bagi mereka khususnya dan mahasiswa lain pada umumnya untuk memahami strategi dalam menaklukkan ujian IMKA. Salah satunya harus berikhtiar dan berlatih secara terus menerus, karena mempelajari bahasa tidak secara cepat melainkan butuh waktu yang lama untuk berproses. ” Tegas santri Asal Tegal tersebut. (Taufiq/Rz – red)

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: