Outbond, Sarana Refresh Pikiran

f5b3050b-a0ae-4cd1-9014-56c3d3b4918c

Gambar : Santri putri sedang melakukan outbound memindahkan bola menggunakan tali rafiah. (14/4) di Lapangan Ushuluddin

Besongo News – Ngaliyan (14/9). Pondok Pesantren Darul Falah Besongo melaksanakan kegiatan outbond. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Akhirussanah 2019 yang sudah dimulai sejak Kamis 11 April 2019. Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan ushuludin ini diikuti oleh seluruh santri kelas 1, 2, dan 3. Kegiatan yang dipimpin oleh Una dan Hadil ini dimulai sekitar pukul 06.00 WIB.

Outbond ini diisi dengan tiga permainan yang seru dan menarik, yaitu estafet air, memindahkan bola menggunakan tali rafiah, dan open dictionary. Pada estafet air santri dituntut untuk memindahkan air sebanyak-banyaknya menggunakan botol air mineral yang dilubangi dalam durasi dua menit. Kemudian pada permainan memindahkan bola para santri diberi empat buah tali rafiah dan satu bola plastik, kemudian santri harus bisa memindahkan bola tersebut menggunakan tali rafiah yang tersedia dari garis start dan finish yang telah ditentukan.

Terakhir pada lomba open dictionary para santri harus cekatan dalam membuka kamus Bahasa Inggris dan Arab untuk mencari kata yang telah ditentukan, setelah menemukan kata yang dicari santri harus mengejanya dalam Bahasa asing tadi, santri-pun harus menunjukkan bukti jika mereka telah menemukan kata yang dimaksud. Tiga permainan tersebut menguji kekompakan, kecepatan, dan konsentrasi para santri.

Dalam kesempatan ini, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah Besongo, Prof. Dr. K.H. Imam Taufiq, M.Ag menyampaikan bahwa “ Outbond ini adalah kesempatan bagi para santri untuk me-refresh pikiran dan fisik yang sudah cukup lelah dalam aktivitas sehari-hari. “ Ujar Wakil Rektor 2 UIN Walisongo

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi yang baik dari para santri. “Kegiatan ini sangat positif untuk dilaksanakan para santri karena sudah banyak kegiatan yang berupa kajian, maka dibutuhkan juga kegiatan outdoor untuk mengimbanginya.” Ungkap Nafi’ salah seorang peserta outbond. (Gayuh – red)

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: