Pembukaan Pascalib 2020 : “Meneguhkan Budaya Santri di Era Disrupsi”

Prof. KH. Imam Taufiq ketika sambutan Pembukaan Pascalib 2020 di Mushola Roudhotul Jannah
Prof. KH. Imam Taufiq ketika sambutan Pembukaan Pascalib 2020 di Mushola Roudhotul Jannah

Be-songo.or.id – Santri Darul Falah Besongo Semarang mulai kembali melaksanakan kegiatannya (20/01). Semua kegiatan pondok mulai aktif kembali pada hari senin, 20 Januari 2020 yaitu bertepatan dengan pembukaan Pasca Liburan 2020. Dengan begitu santri harus datang kembali ke pondok sebelum masa aktif pondok pasca liburan selama 45 hari kemarin.

Pasca Liburan atau biasa disebut PASCALIB merupakan salah satu rangkaian kegiatan setiap tahunnya, yang wajib di ikuti oleh seluruh santri. PASCALIB 2020 mengangkat tema “Meneguhkan Budaya Santri di Era Disrupsi”. Artinya santri tetap meneguhkan budaya kesantrianya namun juga tetap mengikuti zaman yang selalu terus berjalan. Apalagi sekarang yang di hebohkan dengan situasi disrupsi yang merupakan fenomena ketika masyarakat menggeser aktivitas-aktivitas yang awalnya dilakukan di dunia nyata, ke dunia maya. Hal ini merupakan sebuah tantangan tersendiri yang tidak dapat dibendung kecuali dengan meningkatkan cara penanganan untuk menghadapi perkembangan zaman saat ini.
“Cara kita di SMP, Tsanawiyah dan Aliyah tidak bisa kita terus gunakan untuk menghadapi perkembangan zaman saat ini. Untuk itu kita perlu meng-upgrade cara tersebut dengan menyesuaikan perkembangan modern itu. Kita harus menghadapinya dengan sikap, pikiran dan karakter yang berbeda dengan sebelumnya”, ungkap Prof. Imam Taufiq (pengasuh ponpes Darul Falah Be-songo Semarang).

Beragam acara yang sudah tersusun di setiap harinya, mulai dari acara seminar yang mengangkat berbagai tema khusunya yang mencakup tema PASCALIB 2020, dan juga ada pelatihan-pelatihan seperti toefl dan imka, sampai pertunjukan seni oleh perwakilan asrama. PASCALIB 2020 memiliki jargon yaitu “Bersua Untuk Berkarya Bersama”, dengan harapan para santri dapat mengambil makna dari jargon tersebut, dan menumbuhkan semangat setelah menyuarakanya.
Selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan PASCALIB seluruh santri juga diharuskan untuk mematuhi semua tata tertib yang telah ditetapkan oleh panitia. Berikut ini adalah tata tertib yang dimaksud:
1. Pascalib dilaksanakan tanggal 20 Januari s/d 2 Februari 2020,
2. Seluruh santri wajib mengikuti seluruh kegiatan pascalib, kecuali jika sakit atau ada sesuatu yg urgent (KKN/KKL/PPL/TOEFL/IMKA/Lomba yg udah terlanjur di ikuti),
3. Untuk santri yang melanggar tatib no.2, maka dikenai sanksi sebesar 20.000 untuk setiap acara yang ditinggalkan,
4. Untuk perizinan sakit atau ada keperluan urgent, bisa langsung menghubungi ketua panitia. Dan nanti akan disediakan surat izin,
5. Seluruh santri dilarang membawa HP ketika materi sedang berlangsung.

Baca juga :  HAUL KH. BISRI SYANSURI KE-39. DAN HJ. NOOR KHODIJAH KE-65 DI BESONGO

Dengan adanya kegiatan  Pascalib, diharapkan bagi para santri untuk bisa menjadi bekal dalam menghadapi perkembangan zaman di era berikutnya.
“Yang penting kalian yang rajin, pahami materi, situasi dan kondisi pascalib untuk bekal kalian nanti di era berikutnya dan semoga harapan dan kerja kerasnya bisa terbayar semuanya dengan acara yang berjalan dengan lancar dan sukses”, pesan Alifia Dina (ketua panitia PASCALIB 2020).

Penulis: Nia Salsabila

Editor: Rifki Priatna

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: