Pascalib 2020: “Kejar Beasiswa Luar Negeri”

Agus Muthohar, Ph.D (Peraih beasiswa S2 University Of Texas at Austin dan S3 Monash University)
Agus Muthohar, Ph.D (Peraih beasiswa S2 University Of Texas at Austin dan S3 Monash University)

 

Be-Songo.or.id – Masih dalam rangkaian kegiatan pascalib (Pasca Liburan), Pondok Pesantren Darul Falah Besongo kembali mengadakan seminar tentang beasiswa luar negeri dengan mengusung tema “Kejar Beasiswa Luar Negeri”. Peraih beasiswa S2 University Of Texas at Austin dan S3 Monash University, Agus Muthohar, Ph.D, menjadi pemateri seminar tersebut pada Kamis (23/01/2020). Seminar dilaksanakan di Mushola Roudlatul Jannah, Perumahan Bank Niaga dan diikuti oleh seluruh santri Pondok Pesantren Darul Falah Besongo.

Menurut beliau, semua orang dapat meraih beasiswa ke luar negeri. Di era sekarang dengan ledakan informasi di berbagai media, banyak sekali kesempatan untuk mendaftar beasiswa. Era ini disebut juga dengan era konseptual menurut narasumber. Orang akan dengan mudah mengkonsepkan hal-hal yang ingin dan akan dicapai. “Kalau orang mau sukses, harus bisa mengkonseptualisasikan apa yang diinginkan,” tutur  narasumber kelahiran Kendal tersebut.

Selain itu, beliau juga menjelaskan beberapa langkah kuliah di luar negeri antaranya; mempelajari informasi beasiswa, mempertahankan prestasi akademik, meningkatkan kemampuan berbahasa, membuat personal statement, menulis rencana studi dan yang tidak kalah penting yaitu berdoa. “Cara menulis essay untuk syarat beasiswa harus dengan opening atau personal statement yang tajam. CV (Curriculum Vitae) juga harus bagus karena cv adalah representasi singkat di mata reviewer,” ungkap penerima beasiswa S3 Monash University.

Dengan niat dan ikhtiar yang besar, semua orang dapat meraih beasiswa dimanapun melalui jalur apapun. Tidak dipungkiri juga orang-orang yang sering mengalami kegagalan. Karena pada hakikatnya sebesar dan selelah apapun usaha pasti akan membuahkan hasil yang baik.

Penulis: Sulis Fitriana

Editor: Andre Wijaya

Baca juga :  Santri Millenial: Ngaji, Ngabdi, dan Berteknologi

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: