Gemuruh Amalan Rebo Wekasan


BESONGO NEWS – Selasa, (14/11). Bertepatan dengan hari Rebo terakhir dalam bulan Shafar yang biasa disebut dengan Rebo wekasan, para santri Pondok Pesantren Darul Falah Be-Songo mengikuti majelis untuk membaca doa serta amalan Rebo Wekasan. Setelah jama’ah sholat Magrib para santri membaur dengan warga perumahan Bank Niaga tepatnya di mushola Raudlatul Jannah yang di pimpin oleh beliau Abah Imam Taufiq.

Sebelum acara doa bersama beliau menyampaikan “Rebo wekasan itu merupakan suatu masalah yang masih khilafiyah. Karena nabi dan sahabat tidak pernah melakukannya. Akan tetapi, subtansi amalan Rebo wekasan sendiri sudah dianjurkan oleh Rasulullah SAW dari perintah dzikir kepada Allah SWT dan membaca Al Qur’an”.

Dilaksanakannya acara Rabo wekasan. Menurut ulama kasyf, dianjurkan untuk memperbanyak do’a dan dzikir, karena pada hari Rebo di akhir bulan Shafar Allah akan di turunkan 320.000 macam balak dan ujian. Meski Islam mengajarkan semua hari itu baik untuk melakukan suatu kebaikan. Namun, perlu ditambah dengan amalan dan intensivitas do’a khusus di hari-hari yang diakui memiliki kadar ijabah yang kebanyakan orang tidak dapat mengetahuinya.

Rangkaian amalan yang dilakukan untuk malam Rebo Wekasan adalah membaca Surat Yasin satu kali, dan ketika sampai pada ayat “salamun qoulam mirrobbirohim” dibaca 313 kali, kemudian dilanjutkan dengan membaca tahlil, dan diakhiri dengan membaca do’a yang di dalamnya terdapat sholawat munjiyat. Amalan pada Rebo wekasan ini dilaksanakan dengan harapan untuk menghindarkan diri dan keluarga khususnya dan orang-orang sekitar dari balak yang diturunkan Allah SWT.

Acara doa bersama berlangsung di mushola Raudlatul Jannah. Dengan diawali hadroh yang dipimpin oleh Abah Imam Taufiq, di lanjutkan oleh saudara Auly Naimul salah satu santri putra Be-Songo memimpin pembacaan QS. Yasin yang diikuti jamaah lainnya. Kemudian setelah membaca QS. Yasin dilanjutkan tahlilan dan doa yang di pimpin oleh beliau Abah Imam Taufiq. Stelah serangkaian doa dibaca, acara ditutup kemudian dilanjutkan jamaah Isya. (Rizal,Hlv)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>