Category Archives: Sastra


Min Haitsu La Yahtasib

(Oleh: Qurrotun Ayun Wulandari)* Be-songo.or.id – Sang penerang bumi memancarkan cahaya kemerahan, cahayanya begitu menyejukkan hati. Cahaya itu memikat para ayam untuk berkokok, dengan suara yang khas, Suara merdunya mampu membangunkan seisi penghuni desa, mereka mulai menjalankan aktifitas seperti biasanya, begitupun dengan anak kecil itu, dengan berat hati ia membuka mata mungilnya penuh hati-hati, dilihatnya […]


Katanya Sih Mahasiswa 2

Katanya Sih Mahasiswa Oleh: Nur Faridatul Jauza’ Mahasiswa… Sudah yakinkah dengan kedudukanmu Ditanya siapa anda? Mahasiswa gelegarnya dengan bangga Sudahkah memahami pahit dan getir sesungguhnya Sudahkah berkontribusi untuk rakyat Bukankah pikiran dan perannya sangat tajam dan menghampar luas Tidak sebatas IP yang diagungkan Bukan isi dompet yang diharapkan Dan soal cinta yang tak kunjung diberi […]


Muhammad Sang Kekasih Umat

Muhammad Sang Kekasih Umat Oleh: Andre Wijaya   Wahai kekasih Tuhan Sang pembawa Al-Qur’an Sang penyampai kebaikan Sang tauladan diakhir zaman Engakau lah Rasulullah SAW   Engkau sampaikan firman Allah kepada kami Agar menjadi insan yang manusiawi Engkau bimbing mereka yang sesat Agar mereka mau bertaubat   Ya Muhammad Sungguh mulia dirimu Sungguh murni hatimu […]


Strategi Singkat Mahir Ngapsahi Kitab Kuning

Sumber : https://www.google.com/url?sa=i&rct=j&q=&esrc=s&source=images&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwjGvu2rgMPkAhXCqI8KHRXqBAwQjB16BAgBEAM&url=https%3A%2F%2Fdeskgram.net%2Fbilqis2104%3Fnext_id%3D1522151983044301199_1909802780&psig=AOvVaw0bUgBHmuV7Mb7Dq7iP9z0w&ust=1568093128800469 Oleh : Misky Nurinayah Kitab kuning merupakan identitas yang nyata bagi lembaga pesantren. Oleh sebab itu, santri pastinya takkan terlepas dari identitasnya, yakni mengaji kitab kuning. Dalam pengkajian kitab kuning, para santri diharuskan untuk memberi makna atau dalam istilah populernya ma’nani menggunakan bahasa pegon atau biasa disebut ngapsahi. Nah, ngapsahi kitab di […]


Dua Kesatria

Sumber : suara.com Oleh: Azizah Azzahra Suara rintikan hujan menemani malamku, aku memilih duduk di balkon menikmati irama hujan, di temani dengan secangkir teh hangat. Aku hanyut dalam kenangan masa lalu, kenangan satu tahun lalu. _@_ Satu tahun lalu “Dek, besok ada yang mau mengkhitbah kamu” “Beneran Ma?” tanya ku masih dengan nada tidak percaya […]


Karung Goni

Gambar Ilustrasi : KabarMakkah.com Karya : Hansska* Tangannya menengadah. Menguji benda cair dari langit yang semakin menderas tanpa arah. Tempias hujan sejak senja tadi kini kian membeludak. Mengukir pijakan yang semula kering menjadi tanah tanah belecak. Recikannya terus mengenai ujung selendang yang dililitkan di separuh tubuhnya sebagai pengganti rok. Sementara angin berhembus santer memasuki relung […]


Sedang Apa Aku?

Karya : Zunaidah Al F P* Terfokus menatap panggung hitam di tengah malam Ditengah sorot lampu merah seruling ditiupkan Liarnya angin malam menerpa kilat di indra peraba Sedang apa aku? Memikirkan kuliahku? Atau sedang menikmati alunan musik  itu? Hah, otakku terus berputar mencari celah Sedang apa aku? Memikirkan tugas akhir di kuliahku? Atau sibuk menenangkan […]


Harapan

Oleh : Ikfina Ilma Sahida* Terbit adapun tergelincir Cerah berpasang ke malam pekat Ku lekat diatas tanah Berbaring pun meloncat Kujalani hingga masa milenial ini Tua sudah bumi hingga zaman Z Yaumul jadid akan tiba merengkuh tubuh kita Banyak kejadian campur aduk dalam lingkaran global ini Baca sesuai hati Renungkan setiap kata Panjatkan sebanyak mungkin […]


Kang Yai

Ilustrasi gambar : id-id facebook.com  Oleh : Umu Habibah* Kang Yai, begitu kawan-kawan sepondok biasa menyapa. Sebenarnya nama panjangnya Sariman, tapi ia lebih suka dipanggil Kang Ari, biar lebih gaul katanya. Dan seiring berjalannya waktu, karena kelebihannya, ia lebih dikenal dengan panggilan Kang Yai. Ia seorang santri dari keluarga biasa yang karena kepandaiannya menjadi populer […]


Menjadi Mata Air untuk Tanah Air

Oleh : Alfi Hurairah* Siang ini, matahari berada pada titik kulminasi. Polusi yang dihasilkan kendaraan begitu mengganggu. Saling hantam, saling sikut. Oksigen yang tak tahu apa-apa menjadi terhimpit di antara keduanya. Menghela lelah penuh derita, berharap sang monoksida berbaik hati berbagi tempat untuknya. Dia punya tugas hari ini, esok dan seterusnya. Memberi penghidupan bagi para […]