Be-songo.or.id

Kitab Al Minahus Saniyah: Pentingnya Mengistiqomahkan Shalat Jamaah

Mengkaji dari kitab Al Minahus Saniyah, Pembina Pondok Pesantren Darul Falah Besongo Semarang, Ustadz Tajuddin Arafat menjelaskan, “Shalat jamaah itu sangat penting. Jika orang yang hendak atau ingin masuk ke Hadirat Ilahi, maka ia harus senantiasa menjaga shalatnya,” jelas beliau.

Dijelaskan bahwa ‘ulama atau kiai dulu jika ketinggalan jamaah, mereka akan merasa susah seolah-olah menganggap hal demikian musibah. Ketika mereka ketinggalan shalat jamaah mereka akan terus meminta ampunan kepada Allah SWT dan merasa ketakutan.

Pentingnya Sholat Jama’ah

و (لا تترك ايضا) صلاة الجماعة

Jangan tinggalkan shalat jamaah

Seperti yang diceritakan dalam kitab ini, ada seorang sahabat baru saja pulang dari kebunnya yang jauh. Lalu beliau kembali dalam keadaan jamaah shalat Ashar. Beliau merasa sangat menyesal dan menangis. Dan sebagai kafaratnya, ia menyumbangkan kebun kurma miliknya sebagai ganti.


Kemudian, Ustadz Tajuddin menjelaskan cerita dari Ubaidillah bin Amer, “Saya ini belum pernah ketinggalan shalat jamaah. Nah, pada suatu saat saya kedatangan tamu. Saking lamanya kita tidak bertemu, kita sudah duduk lama dan berbincang-bincang dengan tamu saya, kita sampai lupa shalat jamaah Isya’ di masjid. Akhirnya, kami mencari masjid yang masih ada jamaah Isya Nya. Eh ternyata kok sudah selesai semua jamaahnya, dan masjid itu sudah ditutup semua. Akhirnya, saya menambal shalat 27 kali.”

Lalu Ubaidillah bin Amer ini bermimpi, beliau sedang menaiki kuda, dan di depan beliau ada banyak kuda. Rombongan itu kemudian dikejar oleh beliau. Tapi ada salah satu yang menengok ke belakang ke arah Ubaidillah bin Amer, “Selelah apapun kamu mengejar, tidak akan bisa terkejar”.

“Mengapa begitu? Kan saya sudah ikhtiar,” sanggah Ubaidillah bin Amer. “Karena meskipun kamu mengganti shalatmu 27 kali, itu sama saja kamu shalat sendiri.” Kemudian beliau terbangun dari tidurnya, lalu beliau merasa susah dan sedih.

Ustadz Tajuddin menjelaskan juga bahwa, “Membaca dari manaqibnya ulama salaf, beliau-beliau itu riyadhoh atau tirakatnya itu berupa shalat jamaah. Bahkan, di umur 90 tahunan saja mereka masih bisa menjadi imam shalat dengan posisi berdiri yang sempurna.”


Demikian penjelasan tentang pentingnya sholat berjamaah yang tertuang dalam kitab Al Minahus Saniyah sebagai bentuk ajakan kepada para santri yang merupakan generasi muda agar tetap menyempatkan waktunya untuk sholat berjama’ah.


Sebagaimana ditegaskan oleh Ustadz Tajuddin, “Sebagus-bagusnya orang yang terjun ke maqom riyadhoh itu yaitu orang yang masih muda yang masih memiliki aktivitas dan nafsu, tetapi mereka mampu menundukkan rasa nafsunya.”

Oleh: Savitri Nurudzaati Al-Kautsari (Santriwati Pondok Pesantren Darul Falah Besongo Semarang dan Mahasiswi UIN Walisongo Semarang)

Editor: Isna Rahma Sabila