Maksimalkan Literasi Digital, Siapa Pimred Besongo Online Periode ini?

Dari kiri : Imam Mawardi bersama Faozan Sidik (Wakil Pemred Besongo Online)

Besongo.or.id – Besongo Online adakan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pada Jumat, (17/9/2021) sekaligus pelantikan Pimpinan Redaksi atau yang lebih sering disebut Pimred untuk masa bakti 2021-2022.

Uniknya dalam rangkaian acara tersebut, juga sekaligus melangsungkan launching perdana Bulletin edisi 9 tahun 2021 dan aplikasi Besongo Online. Harapan kedepannya,  dengan terpilihnya Pimred baru dapat mengoptimalkan Besongo Online menjadi wadah bagi santri untuk dapat memaksimalkan peran santri dalam literasi digital serta dapat menciptakan santri yang berdaya dalam tatanan industri 4.0.

“Perumusan terkait Standar Mutu Besongo Online (SMBO) sudah seharusnya dilaksanakan bagi kepemimpinan baru kedepannya. Harapannya, dengan dirumuskan SMBO ini dapat memudahkan dalam membangun kualitas serta mutu bagi para santri yang nantinya dapat maksimal dalam mengembangkan potensi di bidang literasi digital“ Ujar Badruz Zaman, selaku Asatidz di Ponpes Dafa Besongo Semarang”.

Acara ini juga dihadiri beberapa tamu undangan seperti BPH pondok, para alumni dan juga beberapa Domisioner Kru membawa antusias dan semangat baru dalam organisasi Besongo Online. Beberapa nasihat serta arahan yang diberikan, menjadi pacuan awal dalam membersamai Besongo Online kedepannya.

Antusiasme lain juga muncul, beriringan dengan jumlah SDM yang berminat serta mendaftar menjadi bagian dari Kru Besongo Online. Bahwasannya, lebih dari separuh total keseluruhan santri baru tertarik bergabung dan belajar bersama di Besongo Online. Hal tersebut menjadi angin segar optimisme semangat Besongo Online kedepannya.

“Semangat dan komitmen harus dapat dipertahankan hingga akhir masa kepemimpinan nantinya. Jadikan kepengurusan tahun-tahun sebelumnya sebagai pembelajaran dan evaluasi, dan saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk membawa Besongo Online ini menjadi lebih baik lagi. “Ujar Imam Mawardi selaku Pimred 2021-2022 disela-sela sambutannya.

Baca juga :  Saatnya Santri Membangun Indonesia

Sejalan dengan hal tersebut, Faiq Azmi selaku domisioner juga berpesan di penghujung acara, “Jadilah seperti busur panah, yang mana semakin ditarik mundur kebelakang maka nantinya akan semakin melesat kedepan dengan cepat dan tepat. Artinya semakin kita bisa melihat masa lalu sebagai evaluasi, maka kamu akan dapat mengetahui masa depan serta dapat merencanakan sesuatu dengan tepat sesuai rencana. “Ujar salah satu domisioner yang juga pernah menjabat sebagai Lurah periode 2018-2019”.

Acara ditutup dengan pengesahan Bulletin dan Aplikasi Besongo Online serta foto bersama dengan para kru anggota 2019-2021. Besar harapan alumni terkait minat santri di bidang literasi digital yang dapat membuktikan kualitas serta daya saing santri di masyarakat luas.

Reporter          : Ulfa Choironi

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *