Sambut Bulan Suci, Santri Harus Sadar Gizi

Sambut Bulan Suci, Santri Harus Sadar Gizi

dr. Dian saat memaparkan meteri pada acara penyuluhan kesehatan di Pondok Dafa, Semarang (fotto: Besongo/Tazida)

Menyambut bulan suci Ramadhan, Pondok Pesantren Darul Falah (Dafa) Besongo adakan penyuluhan kesehatan, Sabtu (19/3/2022) bertempat di teras Madin Raudhatul Jannah.

Penyuluhan yang berlangsung dari jam 08.00-10.30 ini, bertajuk “Santri Sadar Gizi, Siap Sambut Bulan Suci Sepenuh Hati.” Dengan harapan selain sehat jasmani dan rohani, santri juga harus memperhatikan asupan makanan saat puasa, agar bisa maksimal dalam beribadah.

Dihadiri narasumber dari Puskesmas Tambakaji, Semarang, dr. Dian Pratiwi Libriani, yang memaparkan mengenai anemia, para santri menyambutnya dengan sangat antusias.

Dijelaskan, anemia gizi besi adalah suatu keadaan di mana kadar hemoglobin (Hb) dalam darah kurang dari normal (Hb<12 mg/dL). Siapa saja dapat mengalami anemia, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa.

“5L (letih, lelah, lesu, lemah, lalai), pucat pada wajah dan telapak tangan, pusing dan penglihatan berkunang-kunang merupakan tanda-tanda anemia,” tutur dokter yang kerap disapa Dian itu.

Di antara akibat dari anemia, yakni banyak terganggunya pertumbuhan dan perkembangan, kelelahan, meningkatkan kerentanan terhadap infeksi karena sistem kekebalan tubuh yang menurun, menurunnya fungsi dan daya tahan tubuh, lebih rentang terhadap keracunan, serta terganggunya fungsi kognitif.

 

Anemia, Bagaimana Cara Mencegahnya?

Pencegahan anemia dapat dilakukan dengan cara mengonsumsi makanan bervariasi yang kaya zat besi, seperti ikan, tempe, kangkung, bayam dan masih banyak lagi.

“Pada remaja putri dianjurkan untuk meminum tablet besi (Fe) pada waktu menstruasi, kemudian mencegah cacingan dengan menjaga kebersihan diri,” lengkapnya.

Beliau juga berpesan kepada santri agar dapat minum tablet tambah darah (TBT) satu kali sehari menjelang tidur malam.

“Tablet tambah darah dapat meningkatkan penyerapan zat besi, tablet tambah darah tidak menyebabkan tekanan darah tinggi atau kebanyakan darah,” tambah Alumnus Universitas Airlangga Surabaya tersebut.

Baca juga :  Pemilik Empat Istri

Sebagai penutup dr. Dian memberikan closing statement kepada para santri agar dapat penuhi pola hidup sehat dengan olahraga secara teratur, makan makanan yang bergizi dan istirahat yang cukup. sehingga dapat menyambut bulan ramadhan bukan hanya sehat rohani tetapi juga sehat jasmani.

Menambah keseruan acara tersebut. Panitia menyediakan 10 doorprize bagi para santri yang dapat menjawab pertanyaan dari dr. Dian sebagai bentuk apresiasi. Sehingga para santri tetap bersemangat mengikuti penyuluhan kesehatan dari awal sampai akhir.

Reporter: Amrina Rosyada

Editor: Fiya Faridatul A.

Tinggalkan Balasan