Be-songo.or.id

Darul Falah Besongo Gelar Bakti Sosial: Perkuat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial

Semarang – Minggu (25/01/2026), Pondok Pesantren Darul Falah Besongo, Semarang, menggelar kegiatan Bakti Sosial dengan mengusung tema “Menguatkan ukhuwah, menebar kepedulian”. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial pesantren dalam mempererat tali persaudaraan serta menumbuhkan rasa empati di tengah masyarakat.

Acara bakti sosial diawali dengan lantunan sholawat Al-Banjari yang diiringi oleh tim El-Falah, menciptakan suasana religius dan penuh kekhidmatan. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Panti Asuhan Amal Mulia Muta’alim, para ustadz dan ustadzah, serta santri Pondok Pesantren Darul Falah Besongo.

Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Panitia, Muhammad Aufar Hazim, yang mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial.

“Terimakasih kepada seluruh panitia, petugas, adik-adik dari Yayasan Amal Mulia Muta’alim, serta seluruh pihak yang telah berkenan hadir dan mendukung kegiatan kegiatan bakti sosial. Kami juga memohon maaf atas segala kekurangan yang mungkin terjadi selama pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.

Selanjutnya, dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, Ketua Yayasan Amal Mulia Muta’alim menyampaikan sambutan yang menjadi penguat makna silaturahmi dalam kegiatan tersebut. Beliau mengawali sambutannya dengan ungkapan syukur dan apresiasi atas sambutan hangat dari Pondok Pesantren Darul Falah Besongo.

“Bakti sosial tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan berbagi, tetapi juga sebagai upaya menghadirkan kepedulian, menyapa dengan ketulusan, serta merawat rasa persaudaraan yang tumbuh melalui perjumpaan dan kebersamaan,” tutur Ketua Yayasan Amal Mulia Muta’alim.

Kegiatan dilanjutkan dengan mauizah hasanah oleh ustadz Syafiur yang mengusung tema keutamaan bulan Sya’ban. Dalam penyampaian tersebut dijelaskan bahwa bulan Sya’ban memiliki banyak peristiwa penting dan keistimewaan dalam sejarah Islam, sebagaimana disebutkan dalam kitab Madza fi Sya’ban karya Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki Salah satu peristiwa besar yang terjadi pada bulan ini adalah pemindahan arah kiblat dari Baitul Maqdis ke Masjidil Haram sebagaimana tercantum dalam Surah Al-Baqarah ayat 144.

Selain itu, bulan Sya’ban juga dikenal sebagai bulan diangkatnya amal-amal manusia kepada Allah SWT serta bulan diperintahkannya bershalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ. Oleh karena itu, bulan Sya’ban menjadi momentum penting untuk memperbanyak amal dan mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh keimanan.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan keterampilan manik-manik yang berlangsung dengan penuh antusias. Kegiatan ini dibimbing secara langsung oleh Ustadzah Rizka Febri Melindasari, yang dengan sabar dan telaten mengajari anak-anak cara merangkai manik-manik menjadi gelang dan tasbih.

Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga memperoleh keterampilan baru yang dapat melatih kreativitas, ketekunan, serta rasa percaya diri mereka sebagai bekal yang bermanfaat di masa mendatang.

Rangkaian kegiatan bakti sosial ditutup dengan doa yang di pimpin oleh ustadz zaid, kemudian dilanjut untuk foto bersama.

Oleh: Bintang Diqri Hidayatullah (Santri Pondok Pesantren Darul Falah Besongo)

REKOMENDASI >