Be-songo.or.id

Ridho Guru Mengantarkan Ulli Menjadi Wisudawan Terbaik Ilmu Hukum

Ngaliyan- Sabtu (22/8/2026) santriwati pondok pesantren darul falah besongo berhasil menorehkan prestasi yang membanggkan melalui pencapaiannya dalam bidang akademik. Wafiq Ulli Zahron Aulia, berhasil menjadi wisudawan terbaik program studi Ilmu Hukum Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang pada moment wisuda yang ke 101 kali ini.

Ulli, Mahasiswa Sekaligus Santri yang berasal dari Pangandaran ini, berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan di tengah kesibukannya yang menyandang dua gelar sekaligus. Selama kuliah ia aktif dalam kegiatan kampus dari sejak menjadi mahasiswa baru hingga berada di semester empat dan dilanjut berkhidmah di pondok pesantren Darul Falah besongo semarang, dengan menjadi Wakil Lurah pondok Kabinet Maslahah masa Khidmah 2024/2025. Pegalaman ini banyak memberikannya pelajaran bagaimana belajar bertanggung jawab dalam mengemban amanah yang diberikan.

Diamanahi untuk melanjutkan pendidikan perkuliahan dengan tinggal di lingkungan pondok pesantren oleh pengasuh pondok Miftahul Anwar yakni bu nyai Enok. Menjadi sebuah keputusan yang di ambil untuk lebih memilih menjalankan kewajiban pondok pesantren dibanding melanjutkan kegiatan di kampus.

“Saya memilih untuk mondok sambil kuliah karena menjalankan perintah dari bunyai, yang menyarankan untuk mondok sambil menjalani masa studi”, ujarnya.

Selama menjalani masa perkuliahan, kegiatan sehari-hari yang dilakukan Ulli di isi dengan menyeimbangkan antara kegiatan pondok dan juga Kampus. Karena menjadi santri sekaligus mahasiswa tidaklah mudah. Namun keduanya tetap bisa berjalan beriringan dengan tetap memposisikan diri dan menentukan skala prioritas.

“ Menjadi santri sekaligus memang tidaklah mudah, tapi alhamdulillah hal ini dapat berjalan dengan baik, dan juga bisa melatih manajemen waktu kedepannya”, tambahnya.

Ia menyampaikan tantangan terbesar selama proses berlajar adalah management waktu, dimana harus menyeimbangkan antara waktu mengaji, kuliah, mengerjakan tugas kampus, ataupun organisasi dipondok dan dikampus. Namun dalam setiap langkahnya ia selalu yakin bahwa sejauh apapun allah menempatkanya dalam sebuah posisi, ia tidak akan pernah ditinggalkan begitu saja, sekalipun ia ragu.

Ulli turut menambahkan , bahwa menjadi santri bukan menjadi sebuah alasan untuk menutp mata dari perkembangan zaman, berfikir kritis dan mendorong kemajuan agama dan negara. Namun menjadi mahasiswa sekaligusa santri menyiapkan kita untuk menjadi manusia yang selalu berkembang tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Ditulis Oleh: Siti Aniqotussolihah (Santriwati Pondok Pesantren Darul Falah Besongo)

REKOMENDASI >