Semarang – Pondok Pesantren Darul Falah Besongo kembali menggelar acara tahunan, Akhirussanah. Acara yang dihadiri oleh seluruh santri, wali santri wisudawan, serta para alumni yang turut hadir memeriahkan momen tersebut. Selain menjadi momen perpisahan dan evaluasi akhir tahun, acara ini juga diramaikan dengan pemberian penghargaan bagi santri berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, ketekunan dan kontribusi mereka selama menempuh pendidikan di pondok.
Salah satunya Saviera Nalalmuna Habibah Ahmad yang meraih predikat santri berprestasi kedua, santri asal Jepara, putri dari Bapak Ahmad Fathcurozi dan Ibu Titik Qurniati. Ia berhasil menempuh pendidikan di PP Darul Falah Besongo selama empat tahun dan berhasil menunjukkan prestasi yang membanggakan sebagai mahasiswa sekaligus santri.
Ia mengungkapkan bahwa alasan awal ketertarikannya memilih Besongo adalah karena lokasinya yang dekat dengan kampus dan mudah diakses, jumlah penghuni kamar yang tidak berlebihan, serta kegiatan pondok yang seimbang antara dunia dan akhirat dengan biaya yang terjangkau. Faktor tersebut yang membuatnya mantap memilih Besongo sebagai tempat menuntut ilmu.
Menurutnya, banyak sekali kegiatan positif di Besongo yang melibatkannya secara aktif sehingga memberikan pengaruh besar dalam pembentukan karakter, khususnya kepanitian. “Dari kegiatan tersebut, karakter kepemimpinan, komunikasi dan manajemen waktu mulai terbentuk dan berkembang dalam diriku selain itu, rutin salat jama’ah dan mengaji bandongan menjadi fondasi ilmu dan akhlakul karimah santri” jelasnya.
Mengenai pencapaiannya sebagai Santri Berprestasi, ia mengaku tidak pernah menyangka akan memperoleh penghargaan tersebut. Ia menilai seluruh teman seangkatannya memiliki kemampuan yang luar biasa sehingga dirinya tidak menyangka dapat terpilih sebagai salah satu santri terbaik.
Dalam perjalanan hidupnya, kedua orang tua menjadi inspirator utama yang selalu memberikan dukungan untuk bertahan dan berproses di pondok. Selain itu, sosok Abah Imam dan Umi Arikhah juga menjadi teladan yang senantiasa memberikan kasih sayang serta mengajarkan banyak nilai kehidupan yang berharga.
Dalam menjalani peran ganda sebagai santri dan mahasiwa, ia menegaskan pentingnya manajemen waktu serta memiliki cara tersendiri dalam membagi waktu. Ia berusaha fokus pada peran yang sedang dijalankan. Ketika berada di kampus, ia memusatkan perhatian sebagai seorang mahasiwa. Sementara itu, ketika berada di pondok, ia fokus menjalankan perannya sebagai seorang santri serta memanfaatkan waktu malam untuk menyusun prioritas tugas yang harus segera diselesaikan.
Tips sukses yang ia bagikan meliputi pembuatan to-do list, mengatur daftar prioritas, mengurangi aktivitas yang kurang produktif seperti bermain media sosial secara berlebihan, menjaga kesehatan, serta menghindari begadang yang tidak perlu. Langkah penting untuk mencapai keseimbangan antara akademik dan kehidupan pesantren. Ia juga menekankan pentingnya evaluasi diri secara berkala untuk memastikan adanya kemajuan.
Baginya, PP Darul Falah Besongo memiliki keistimewaan tersendiri. Hubungan kekeluargaan antara santri, pengurus, pembina, hingga pengasuh terjalin erat. Selain itu, sanad keilmuan yang jelas menjadi salah satu nilai lebih yang dimiliki pondok ini.
Ia juga menilai bahwa pondok ini tidak hanya mengajarkan ilmu agama, melainkan juga membekali santri dengan berbagai keterampilan hidup. Berbagai kegiatan pondok yang dirancang secara detail dan terstruktur melatih santri menjadi pribadi yang tanggap, bertanggung jawab, dan siap menghadapi kehidupan bermasyarakat. Sistem kehidupan pondok juga mendorong santri untuk belajar mandiri serta mengembangkan keterampilan dalam mengelola kehidupan.
Sebagai penutup ia menyampaikan pesan untuk seluruh santri, “Terus berkhidmah dan berproses di Besongo, meskipun terkadang manfaatnya belum terlihat saat ini, yakinlah suatu saat Allah akan memberikan keberkahan dan kebaikan melalui setiap pengabdian yang dilakukan” ujarnya.
Acara Akhirussanah di Besongo kali ini bukan sekadar penutupan kegiatan tahunan, tetapi juga merayakan pencapaian komitmen santri, sebuah bukti bahwa pondok terus melahirkan generasi berakhlak, berilmu dan siap bersaing di dunia luar. Prestasi yang diraih Saviera menjadi bukti bahwa semangat belajar, kedisiplinan, dan kesungguhan dalam berkhidmah dapat mengantarkan seorang santri menuju keberhasilan. Semoga pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh santri PP Darul Falah Besongo untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik bagi agama, bangsa dan masyarakat.
oleh: Siti Rufaida Aminatussalimah Hilman (Santriwati Pondok Darul Falah Besongo)



















